Error “Request Time Out” atau “Connection Time Out”

posted in: Troubleshoot | 0

Jika ketika menjalankan program, mendapatkan error “Request Time Out” atau “Connection Time Out”, maka :

  1. Coba dahulu menjalankan program beberapa kali
    (jadi jalankan program, tunggu hingga msg “request time out” keluar, lalu klik ok,
    lalu jalankan program lagi, tunggu hingga login keluar atau msg
    “request time out” keluar, dan seterusnya).
    Kadang-kadang hal ini bisa terjadi dalam 1-2x ketika pertama-tama
    menjalankan program karena setting network dan permission yang
    menyebabkan hubungan komputer client dengan komputer server
    agak lama dan menyebabkan erro r “request time out”,
    tetapi kemudian berhasil setelah 2 x atau lebih percobaan.
  2. Pastikan connection antara komputer client dengan komputer server sudah ok,
    dan komputer client bisa meng-copy file dari komputer server.
    Caranya, coba buka windows explorer, lalu ketikkan “\server”
    (dengan server adalah nama atau ip dari komputer server) lalu enter .

    Jika connection ok, maka seharusnya akan keluar isi dari folder dan file yang di-shared di komputer server
    (tergantung settingan, terkadang diperlukan untuk mengisi user dan password dari
    komputer server untuk meng-akses folder dan file yang di-shared di komputer server).

    Cobalah meng-copy 1 atau 2 file dari komputer server tersebut ke komputer client.
    Jika sudah bisa, maka coba lagi menjalankan program, seharusnya sudah bisa.
    Jika tidak bisa, maka berarti network belum terkoneksi dengan benar antara komputer client dan server,
    atau mungkin juga masalah permission (user dan password windows untuk shared).

    Hubungi tim IT anda untuk membetulkan network connection dan permission terlebih dahulu.

  3. Error “SQL Server doesn’t exist or access denied”
    1. Biasanya akan keluar msg juga “Do you want to edit server connection”.
      Pilih “Yes”, lalu cek apakah settingan connection ke server sudah sesuai.
      Lihat nama server apakah sesuai dengan nama atau ip komputer server,
      username default : sa, password default : sa, dan nama database
      biasanya tergantung program (GLPlus, BASPlus atau Paymaster,
      atau nama lainnya yang seharusnya sudah diinfo-kan ketika dilakukan peng-install-an).
    2. Jika point 3a sudah benar, maka lakukan dan cek point 2b
    3. Jika setelah melakukan point 2b bisa,
      maka penjelasannya adalah bahwa perlu dilakukan koneksi aktif dahulu
      antara komputer client dengan komputer server.

      Ada beberapa settingan di windows yang menyebabkan program tidak dapat berhubungan dengan server
      jika belum ada koneksi yang dilakukan melalui file transfer
      atau jika belum memasukkan user-password komputer server atau belum di-mapping.

      Jika solusi di atas berhasil, maka supaya tidak perlu melakukan itu setiap kali restart windows,
      buka windows explorer, pilih tools => map network drive
      (untuk windows seven, setelah buka windows explorer tekan Alt + T untuk memilih tools).

      Masukkan drive untuk map (misal y: atau z:),
      dan masukkan folder yang di shared di komputer server,
      misal : \servertest (untuk mapping ke folder test yang di shared di server),
      jangan lupa centang “reconnect at logon”, dan centang “connect using different credentials”
      di windows seven atau click “connect using different username” di windows xp.

      Untuk windows xp, masukkan username dan password lalu klik “finish”,
      untuk windows seven, klik “finish”, dan nantinya akan disuruh
      memasukkan username dan password windows server untuk connect.

      Setelah ini, jika benar, maka drive yang dipilih (misal z:) akan keluar
      dan di mapped ke folder shared server (misal di : \servertest).

      Setiap kali setelah restart windows atau baru menyalakan komputer, buka windows explorer,
      dan klik drive z: yang dibuat tadi hingga keluar folder shared dari server, lalu baru jalankan program.

Leave a Reply